Kenali Manfaat Kulit Ayam untuk Kesehatan dan Diet

Penulis: Cahyati Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Andalas

kulit ayam

MILENIALISME.COM – Sering kita mendengar bahwa kulit ayam buruk bagi kesehatan.

Penyebabnya, kandungan lemak pada kulit ayam sangat tinggi. Sehingga kadar kolestrol darah meningkat di dalam tubuh.

Dampaknya bagi kesehatan adalah tekanan darah tinggi, jantung, hingga kematian.

Akhirnya banyak masyarakat yang menghindari mengonsumsi kulit ayam, terutama bagi mereka yang sedang dalam program diet.

Baca Juga:

Beberapa penelitan terbaru malah terbalik dari penyataan ini.

Kulit tersebut dalam penelitian tersebut memiliki nilai gizi yang baik dan tidak akan menyebabkan masalah bagi kesehatan.

Adam dalam buku Food Microbiology, Royal Society of Chemistry pada tahun 2008 menjelaskan dalam 1 ons kulit ayam mengandung sekitar tiga gram lemak jenih dan delapan gram lemak tak jenuh.

Rinciannya,  total kolesterol dalam kulit itu sebenyak 132 miligram per 100 gram sajian.

Sedangkan lemak total sebanyak 43,99 gram.

Kesimpulannya lemak tak jenuhnya lebih tinggi daripada kandungan lemak jenuh.

Sesuai dengan laporan terdahulu lemak tak jenuh masuk dalam kategori lemak sehat yang berpotensi dapat mengurangi tekanan darah tinggi atau kolesterol dalam darah.

Baca Juga Prokabar.com

Sementara itu, kandungan kalori pada kulit ayam masih dalam batas aman untuk program diet.

Perlu menjadi perhatian, secara komersil biasanya ayam banyak yang mengandung antibiotik serta bahan kimia.

Zat ini ada karena makanan ayam tersebut. Inilah yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Konsumen yang ingin memakan kulit ayam perlu memperhatikan dari mana peternakannya dan bagaimana pemeliharaannya.

Kulit yang layak dikonsumsi sebaiknya berasal dari peternakan yang sehat dan tanpa zat kimia.

Page: 1 2

aidina fitra:
Leave a Comment