Hoax Menjamur, Media Komunitas Solusi untuk Pembaca

Ilustrasi berita hoax

MILENIALISME, PADANG – Menjamurnya informasi hoax menuntut pembaca lebih cerdas dalam berliterasi.

Pakar New Media Abdullah Khusairi mengatakan menjamurnya hoax seiring dengan tingginya minat terhadap media online.

Begitupun dengan daya tarik pembaca, Data Hootsuite.com menyebutan pengguna internet di Indonesia tembus 202,6 juta jiwa.

Sebesar 96,4 persen atau 195,3 juta jiwa mengakses internet melalui ponsel.

Bahkan pengguna internet di Indonesia mengakses internet dengan waktu rataan 8 jam 52 menit.

Paling besar waktu pemakaian di media sosial, sementara berita rata waktu yang dipakai mencapai 1 jam 38 menit.

Baca Juga:

Kondisi ini semakin parah karena harga domain murah dan akses pembuatan website yang mudah.

Niagahoster.co.id melansir harga domain termurah berada pada Rp 14 ribu untuk dot site.

Sementara dot com mencapai Rp 125 ribu, dan termahal adalah dot id seharga Rp 200 ribu.

“Kita memiliki 47 ribu media online, hanya dua persen yang terverifikasi. Inilah tantangan pembaca hari ini,” kata Akademisi jebolan UIN Syarif Hidayatulah ini, Selasa (10/3/2021).

Menurut Khusairi, pembaca harus pandai melihat siapa yang mengelola media tersebut.

Pembaca wajib memperhatikan apakah media tersebut sebuah komunitas atau dikelola perseorangan.

Page: 1 2

Dian Agustin:
Leave a Comment